
Ctzone – Film live-action How to Train Your Dragon garapan DreamWorks mencetak kesuksesan besar dalam waktu singkat. Dalam kurang dari satu minggu penayangan global, film ini telah meraup pendapatan sebesar $218 juta atau setara dengan Rp3,5 triliun, seperti dilaporkan oleh Collider, Senin (23/6/2025).
Disutradarai oleh Dean DeBlois, film ini merupakan adaptasi dari versi animasi ikonik yang rilis pada tahun 2010. Kesuksesan besar versi live-action ini bahkan telah memantapkan rencana untuk melanjutkan ke sekuel, yang akan mengangkat cerita dari How to Train Your Dragon 2 (2014).
Dengan anggaran produksi sekitar $150 juta (Rp2,4 triliun), film ini langsung melesat dalam tiga hari pertama penayangannya dengan pendapatan global sebesar $198 juta (Rp3,2 triliun). Capaian ini memperkuat posisi DreamWorks sebagai studio yang konsisten menghadirkan waralaba yang kuat dan berkelas.
Tak hanya sukses secara komersial, film ini juga meraih respons positif dari kritikus dan penonton. Skor Rotten Tomatoes menunjukkan 78 persen dari kritikus, sementara penonton memberikan skor nyaris sempurna, yaitu 98 persen. Selain itu, film ini memperoleh nilai A dari CinemaScore, menunjukkan kepuasan tinggi dari penonton di hari pertama tayang.
Dibintangi oleh Mason Thames dan Gerard Butler, versi live-action ini tetap setia pada esensi emosional dari versi animasinya—tentang persahabatan, keberanian, dan pertumbuhan pribadi. Visual spektakuler dan jalan cerita menyentuh berhasil menjangkau penonton lintas usia dan latar belakang.
Dengan tren positif ini, film How to Train Your Dragon diprediksi akan segera menembus angka $300 juta (sekitar Rp4,9 triliun) dan berpotensi menjadi salah satu remake live-action tersukses dalam sejarah DreamWorks.
