Survey Keterbatasan Fasilitas dan Tanggapan Guru Mengenai Keterbatasan Fasilitas di sekolah Tertinggal

Ctzone – Proses belajar mengajar di salah satu sekolah dasar di daerah tertinggal masih menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan fasilitas. Kondisi ini berdampak pada efektivitas kegiatan belajar siswa serta kenyamanan guru dalam melaksanakan tugasnya.

Sekolah yang terletak di wilayah pedesaan tersebut hanya memiliki enam ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar dari kelas 1 hingga kelas 6. Ruangan yang terbatas dan juga murid yang seadanya bisa membuat potensi motivasi belajar menurun, serta tantangan dalam dinamika kelompok.

Salah satu guru di sekolah tersebut, yang bernama Rusiyana, mengungkapkan bahwa kondisi sarana dan prasarana yang minim menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Keterbatasan ruangan hanya ada 6 ruangan 1 kelas 1, dari kelas 1 SD sampai kelas 6 namun untuk saat ini memang masih di bilang cukup Karena siswa kita masih terbilang sedikit.” 

Selain jumblah ruang belajar yang terbatas, keterbatasan ekonomi masyarakat turut mempengaruhi kemampuan sekolah dalam memperbaiki sarana.

karena hampir semua wali murid di sini orang tua nya bekerja sebagai petani yang membuat batu bata dan nelayan yang artinya ekonomi menengah ke bawah, juga membuat keterbatasan di situ,” ujar Ibu Rusiyana.

Kondisi ini menggambarkan masih lebarnya kesenjangan fasilitas pendidikan antara daerah perkotaan dan daerah tertinggal. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih dalam bentuk bantuan sarana dan peningkatan kualitas pendidikan agar semua anak Indonesia dapat memperoleh kesempatan belajar yang sama.

TIARA DESRI MEISENA (edit)
AZIZAH AMELIA KARTIKA SITORUS (penulis Utama)
JOUSE MEDIANSYAH ( reporter lapangan)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *