Korea Utara Tembakkan Rudal Jelajah Setelah Gagal Luncurkan Kapal Perang

Ctzone – Korea Utara kembali memicu ketegangan di kawasan. Negara itu dilaporkan menembakkan rudal jelajah ke arah Laut Timur pada Kamis (22/5/2025), hanya sehari setelah upacara peluncuran kapal perang barunya berujung kekacauan.

Militer Korea Selatan melalui Joint Chiefs of Staff (JCS) menyatakan bahwa peluncuran rudal tersebut dilakukan dari wilayah pesisir Sondok, Provinsi South Hamgyong, sekitar. pukul 09.00 pagi waktu setempat. Mereka mendeteksi lebih dari satu rudal yang ditembakkan ke arah perairan timur Korea Utara.

Menurut analisis awal militer, rudal yang diluncurkan diduga kuat merupakan Padasuri-6, jenis rudal jelajah anti kapal yang selama ini dipamerkan Korea Utara sebagai bagian dari modernisasi militernya. Rudal ini disebut-sebut sebagai tiruan dari rudal buatan Rusia, Kh-35, yang memiliki kemampuan menyerang sasaran di laut dalam jarak menengah.

JCS menegaskan bahwa peluncuran ini sudah mereka antisipasi karena sebelumnya muncul aktivitas mencurigakan di wilayah Sondok, Militer Korea Selatan dan Amerika Serikat langsung meningkatkan pemantauan dan memperkuat koordinasi intelijen. “Kami siap merespons setiap provokasi Korea Utara,” tegas JCS dalam pernyataannya.

Langkah Korea Utara ini muncul di tengah sorotan dunia akibat insiden memalukan dalam peluncuran kapal perangnya sehari sebelumnya. Kapal yang disebut sebagai bagian dari ambisi maritim Kim Jong-un itu dilaporkan mengalami kerusakan struktur saat menyentuh air dan miring ke satu sisi. Media Korea Selatan menyebut insiden itu sebagai “luncur gagal”.

Kim Jong-un disebut sangat murka dan menyalahkan pejabat militer serta teknisi yang terlibat dalam proyek tersebut. la bahkan menyebut kejadian itu sebagai “tindak kriminal yang tidak bisa dimaafkan.” Banyak pihak menilai peluncuran rudal Ini adalah aksi pengalihan isu, sebuah cara klasik Korea Utara untuk menunjukkan bahwa kemampuan militernya tidak tergoyahkan sedikit pun.

Peluncuran terbaru ini menambah daftar panjang uji coba senjata Korea Utara pada 2025. Meski terisolasi secara ekonomi dan mendapat banyak sanksi internasional, negara itu tetap memprioritaskan program militernya. Sementara itu, Korea Selatan dan Amerika Serikat dijadwalkan segera. menggelar latihan militer gabungan sebagai bentuk kewaspadaan atas eskalasi di Semenanjung Korea.

KBS WORLD 19-10-2025 16:32:49 HTTPS://SHARE.GOOGLE/6V7LJYP0DX8KZQYXG

Dinda Lestari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *