
Ctzone — Universitas Dehasen Bengkulu menggelar kegiatan Pelatihan Fasilitator sebagai bentuk pembekalan bagi mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik BPPTIK periode ke-IV. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan kampus Universitas Dehasen pada Kamis (tanggal disesuaikan), dengan diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Dr. Karona Cahya Susena, yang menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung transformasi digital masyarakat melalui kegiatan KKN Tematik. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pengabdian, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Selanjutnya, Ketua BPPTIK, Bapak Hamdani Pratama, S.H., M.I.Kom., turut memberikan sambutan. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa perlu memahami nilai profesionalisme dan tanggung jawab sebagai fasilitator di lapangan. “Mahasiswa bukan hanya turun untuk membantu masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak perubahan digital yang berdaya guna,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Dehasen Bengkulu, Prof. Dr. Husaini, S.E., M.Si., Ak., CA., CRP. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan dukungan penuh universitas terhadap kegiatan kolaboratif antara BPPTIK dan mahasiswa UNIVED sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Usai acara pembukaan, pelatihan dilanjutkan dengan dua sesi utama yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 16.00 WIB. Sesi pertama berfokus pada pembekalan teknis terkait pelaksanaan KKN Tematik yang difasilitasi langsung oleh tim dari BPPTIK. Sementara sesi kedua diarahkan untuk memberikan pemahaman administrasi kepada mahasiswa yang bertugas sebagai fasilitator.
Kegiatan ditutup dengan sesi coffee break dan foto bersama seluruh peserta serta panitia, menandai berakhirnya pelatihan dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu mampu menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

