
Ctzone – Setelah menyoroti penggunaan bahan baku tepung pada penjual gorengan, kali ini observasi berlanjut pada perilaku pedagang dan pembeli di lapangan. Fokus pengamatan dilakukan pada Ibu Tin, penjual gorengan yang sudah berjualan selama lebih dari dua dekade di kawasan Jalan Soeprapto, Kota Bengkulu.
Di balik ramainya pembeli yang datang silih berganti, aktivitas di balik meja jualannya memperlihatkan kenyataan yang jarang diperhatikan.
Dalam wawancara lanjutan, Ibu Tin mengaku bahwa proses pembuatan adonan gorengan dilakukan langsung di lokasi berjualan, bukan di rumah.
“Kalau dari rumah saya cuma bawa sayurnya aja, kayak potongan kol, wortel, atau taoge. Nanti di sini baru saya campur sama tepung dan air,” ujarnya sambil tetap melayani pembeli.
Ketika adonan gorengan mulai menipis, Ibu Tin akan membuat adonan baru di tempat yang sama, dengan peralatan seadanya. Tidak ada meja khusus untuk mengadon; tepung, sayur, dan air dicampur langsung dalam wadah plastik besar di sisi lapak.
Menariknya, kondisi tersebut ternyata tidak membuat pembeli keberatan.
Nayla (18 tahun), salah satu pelanggan yang rutin membeli gorengan di lapak Ibu Tin, mengaku sudah tahu bagaimana proses pengolahan makanan tersebut, tetapi tidak mempermasalahkannya.
“Saya sering lihat Ibu Tin bikin adonan di tempat jualan. Tapi menurut saya wajar aja, soalnya gorengannya enak dan murah. Selama ini juga saya nggak pernah keracunan,” ujar Nayla ketika ditemui di lokasi.
Pernyataan ini menggambarkan bahwa perilaku pembeli ikut berperan dalam mempertahankan kebiasaan pedagang. Selama makanan masih terasa enak dan tidak menimbulkan efek langsung, aspek kebersihan sering kali diabaikan.
Fenomena seperti ini memperlihatkan rendahnya kesadaran bersama antara penjual dan pembeli terhadap keamanan pangan, terutama pada makanan kaki lima yang dijual dengan harga murah.
Observasi ini menjadi bukti bahwa permasalahan bukan hanya terletak pada penjual yang kurang memperhatikan higienitas, tetapi juga pada sikap masyarakat yang cenderung permisif terhadap risiko tersebut.
