
Ctzone – Perekonomian Inggris berada dalam ancaman “pendaratan kasar” setelah sejumlah indikator menunjukkan pelemahan sektor keuangan dan peningkatan risiko resesi global. Hal ini disampaikan oleh Jamie Dimon, CEO JP Morgan Chase, dalam forum ekonomi di London pada Senin (14/10).
Menurut Dimon, situasi ketidakpastian yang disebabkan oleh ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina, serta kenaikan suku bunga global, dapat memicu gelombang krisis baru di pasar internasional. Ia menambahkan bahwa dunia perlu mewaspadai “lebih banyak kecoak” — istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan potensi masalah tersembunyi di sistem keuangan global.
Dana Moneter Internasional (IMF) turut memperingatkan perlambatan ekonomi di berbagai negara Eropa, sementara harga energi yang fluktuatif memperburuk tekanan terhadap rumah tangga di Inggris.
Pemerintah Inggris sendiri sedang menyiapkan paket kebijakan fiskal baru untuk menahan dampak inflasi dan menjaga stabilitas sektor perbankan. Namun sejumlah analis memperkirakan pemulihan akan berjalan lambat mengingat lemahnya daya beli masyarakat dan ketergantungan tinggi pada impor.
Para ekonom menilai, Inggris kini berada pada posisi yang rentan. Jika langkah antisipatif tidak dilakukan dengan cepat, negara itu bisa menghadapi resesi kedua dalam dua tahun terakhir.
Penulis – Jouse Mediansyah | NPM 24100086
Sumber: The Guardian | 14 Oktober 2025
