
Ctzone — Festival Buku Black British Book Festival (BBBF) kembali digelar di Barbican Centre, London, dengan skala yang lebih besar dan partisipasi publik yang meningkat. Acara tahunan ini menjadi ajang sastra terbesar di Eropa yang menyoroti karya penulis dan seniman kulit hitam.
Festival yang didirikan oleh penulis anak-anak Selina Brown pada tahun 2021 ini berawal dari keprihatinannya terhadap minimnya ruang bagi penulis kulit hitam di industri penerbitan Inggris. Dalam lima tahun, BBBF berkembang dari acara kecil di Birmingham menjadi perayaan budaya nasional dengan
dukungan berbagai lembaga literasi dan media.
BLACK BRITISH BOOK FESTIVAL (BBBF) Tahun ini, festival menghadirkan sejumlah tokoh ternama, seperti
Denise Lewis, Marcus Ryder, dan Jordan Stephens. Selain diskusi buku, agenda juga mencakup lokakarya
penulisan, pertunjukan musik, serta kegiatan literasi anak-anak. Tema yang diangkat, “We Don’t Celebrate Black Creativity Enough,” menyoroti pentingnya representasi komunitas kulit hitam dalam dunia sastra.
“Festival ini bukansekadar tentang buku,” kata Selina Brown kepada The Guardian. “Ini tentang memberi
ruang bagi kami untuk menceritakan kisah kami sendiri.” Melalui BBBF, para penulis kulit hitam berupaya memperluas jangkauan dan memperkuat posisi mereka di tengah industri yang masih didominasi oleh suara arus utama.
Festival ini sekaligus menjadi simbol kebanggaan dan kemandirian budaya bagi komunitas kulit hitam di Inggris.
Nama Media: the Guardian
Tanggal : 18 Oktober 2025
Link berita:https://www.theguardian.com/books/2025/oct/18/fifth-black-british-book-festival-barbican-london
Marsela
