
Ctzone – Sebuah pulau kecil di Thailand mulai menarik perhatian dunia. wisata internasional dan dijuluki sebagai “Bali yang baru”. Namun, di balik popularitasnya yang melonjak, tidak semua pihak merasa senang dengan perubahan cepat yang terjadi di sana.
Menurut laporan BBC News, pulau ini dulunya merupakan daerah tenang yang hanya dikunjungi oleh sedikit wisatawan pencinta alam. Namun sejak 2023, jumlah pengunjung melonjak pesat setelah banyak influencer media sosial menampilkan keindahan pantainya yang jernih dan suasana tropis yang mirip dengan Bali.
Lonjakan wisatawan itu diikuti dengan pembangunan vila mewah, kafe modern, dan klub pantai yang meniru gaya resor terkenal di Indonesia. “Tempat ini dulunya tenang dan alami, tapi sekarang sudah mulai ramai dan mahal,” kata seorang warga lokal kepada BBC.
Sementara sebagian wisatawan memuji suasana pulau yang santai dan keindahan alamnya, beberapa turis lainnya menilai pesonanya mulai berkurang akibat keramaian dan kenaikan harga. “Kami datang mencari ketenangan, bukan hiruk pikuk pesta,” ujar seorang wisatawan asal Jerman.Pemerintah setempat menyambut peningkatan kunjungan sebagai peluang ekonomi baru. Namun, para aktivis lingkungan memperingatkan. risiko kerusakan ekosistem pesisir dan meningkatnya volume sampah.
Mereka mendesak pemerintah Thailand agar lebih berhati-hati mengatur pembangunan agar tidak mengulang kesalahan yang pernah dialami Bali. Fenomena ini menggambarkan dilema klasik di dunia pariwisata modern: antara menjaga keaslian budaya lokal dan mengejar keuntungan ekonomi. Pulau tersebut mungkin menjadi “Bali baru” bagi sebagian orang, namun bagi penduduk setempat, perubahan cepat itu bisa berarti kehilangan identitas yang selama ini mereka banggakan.
oleh: alifzu raja tegar jullianda 24100063
