Rekaman Kokpit Ungkap Dugaan Kesengajaan dalam Kecelakaan Air India 171

Ctzone – Temuan awal investigasi kecelakaan pesawat Air India 171 yang terjadi di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025, mulai mengungkap sejumlah fakta mencengangkan. Berdasarkan hasil analisis kotak hitam atau Enhanced Airborne Flight Recorder (EAFR) dari pesawat Boeing 787 tersebut, diketahui bahwa rekaman suara kokpit menunjukkan indikasi adanya unsur kesengajaan dalam insiden tragis itu.

Perangkat perekam canggih itu mencatat secara ekstensif data penerbangan dan audio kokpit, mulai dari komunikasi radio antarpilot hingga suara latar di ruang kendali. Rekaman yang ditemukan memperdengarkan suara dari mikrofon pribadi para pilot serta suara dari area kokpit yang merekam kebisingan sekitarnya. Salah satu bagian penting dari rekaman itu memperdengarkan pertanyaan dari seorang pilot kepada rekannya mengenai alasan pemutusan suplai bahan bakar, yang terjadi hanya beberapa detik sebelum insiden.

Menurut laporan awal dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB), saklar bahan bakar terekam hampir beralih dari posisi “run” ke “cut-off” dalam waktu sangat singkat, sebelum akhirnya dikembalikan ke posisi normal. Hal ini memicu sistem untuk mengaktifkan ulang mesin secara otomatis, namun sudah terlalu terlambat untuk menghindari kecelakaan.

Diketahui bahwa pilot utama dalam penerbangan tersebut adalah Sumeet Sabharwal, berusia 56 tahun, dengan total pengalaman terbang mencapai 15.638 jam. Ia didampingi oleh co-pilot Clive Kunder, 32 tahun, yang memiliki 3.403 jam terbang. Keduanya sebelumnya tidak tercatat memiliki riwayat pelanggaran profesional yang signifikan.

Penemuan ini memicu keprihatinan di kalangan profesional penerbangan. Mantan pejabat National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat, Peter Goelz, menyebut hasil sementara ini mengkhawatirkan dan dapat menimbulkan spekulasi publik. Di sisi lain, CEO Air India, Campbell Willson, menilai laporan awal tersebut memberikan kejelasan sekaligus memunculkan pertanyaan baru mengenai motif dan kondisi psikologis pilot pada saat penerbangan.

Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung guna memastikan kronologi pasti serta faktor-faktor lain yang mungkin terlibat dalam kecelakaan ini. Pihak maskapai dan otoritas penerbangan India menyatakan akan terus mendukung proses investigasi hingga tuntas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *