
Ctzone – Liburan di tahun 2025 semakin berpindah fokus: bukan hanya destinasi populer, tetapi para pelancong kini mencari pengalaman yang berbeda—meliputi kunjungan ke lokasi alternatif dekat destinasi utama (detour), maupun aktivitas ringan dalam konsep “soft adventure”.
Tren travel baru — “detour destinations” dan soft adventure/slow travel.Wisatawan global, terutama generasi muda dan milenial yang mencari pengalaman lebih bermakna daripada sekadar “cek list” liburan.Contoh dari artikel mencakup rute kereta di Eropa serta destinasi alam seperti Kanada, Austria dan Laplandia. The National News
Tahun 2025 menjadi puncak gelombang tren tersebut.
Karena wisatawan kini lebih menghargai pengalaman, keberlanjutan, dan koneksi dengan alam atau budaya lokal—menghindari keramaian destinasi mainstream.
Melalui pemilihan destinasi yang kurang dikenal, aktivitas santai seperti hiking ringan atau kereta wisata, serta hotel/resor yang menawarkan “detox digital” atau tidur berkualitas sebagai bagian dari paket.
Sebagai contoh, perjalanan kereta mewah sedang naik daun di Inggris dan Italia, sementara para wisatawan juga beralih ke retret yang menawarkan ketenangan dan “reset” diri dibanding aktivitas agresif ekstrem.
Tren ini menandakan pergeseran dari “lihat sebanyak mungkin” ke “rasakan lebih dalam”. Bagi industri pariwisata, hal ini berarti tantangan dan kesempatan—dari pengembangan destinasi alternatif hingga penawaran yang lebih ramah lingkungan dan mendalam.
Irene
