Mahasiswa Ilmu Komunikasi Gelar Gotong Royong dan Penanaman Pohon di Danau Gedang

Ctzone – Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Dehasen Bengkulu bersama pemerintah desa, Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Tengah, dosen, dan masyarakat Desa Padang Betuah menggelar kegiatan gotong royong serta penanaman pohon kelapa di kawasan wisata Danau Gedang. Meski kegiatan telah berlangsung sekitar satu minggu lalu, semangat dan dampak positifnya masih dirasakan hingga saat ini.

Kegiatan tersebut diikuti oleh satu angkatan yang terdiri dari dua kelas mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 24, dosen Universitas Dehasen, pihak Dinas Pariwisata, serta warga sekitar. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga kawasan wisata Danau Gedang agar tetap asri dan lestari.

Ketua panitia, Septyca , mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kelestarian alam.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kawasan Danau Gedang menjadi lebih bersih, hijau, dan asri serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kepala Desa Padang Betuah, Bapak Purnawarman, turut memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi dan semua pihak yang telah peduli terhadap lingkungan dengan menanam bibit pohon di kawasan wisata Danau Gedang. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen Universitas Dehasen, Bayu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Padang Betuah dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Tengah.

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, Danau Gedang merupakan salah satu potensi destinasi wisata di Kabupaten Bengkulu Tengah, namun kondisi wilayah tersebut mengalami abrasi sehingga daratan perlahan terkikis oleh air laut.

“Kegiatan ini menjadi wujud partisipasi mahasiswa dan kampus dalam membangun masyarakat melalui budaya gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia. Harapannya, langkah kecil ini dapat terus berlanjut dan mendorong partisipasi masyarakat, pemerintah, maupun pihak swasta dalam pengelolaan lingkungan dan wisata berkelanjutan,” jelasnya.

Pihak Dinas Pariwisata juga berharap kegiatan penghijauan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga keindahan alam sekaligus mendukung pengembangan sektor wisata di Bengkulu Tengah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *